TIMES PROBOLINGGO, PROBOLINGGO – Selama bertahun-tahun, diagnosis penyakit jantung di Kabupaten Probolinggo seringkali dihantui oleh jarak. Namun, kecemasan itu kini terjawab. Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui RSUD Waluyo Jati resmi mengoperasikan layanan Cath Lab (Catheterization Laboratory).
Layanan ini ditujukan pada pasien yang membutuhkan penanganan darurat penyumbatan pembuluh darah atau pemasangan ring jantung.
Sebelum ada layanan ini, pasien Probolinggo yang mendera penyakit tersebut harus berpacu dengan jarak hingga keluar kota. Dalam dunia medis, perjalanan berjam-jam ini memakan "Golden Period"—waktu krusial yang menentukan hidup atau matinya pasien serangan jantung.
Namun kini, sebuah fasilitas canggih yang menjadi "game changer" bagi layanan kesehatan sudah berdiri di wilayah ini. Layanan itu dibuka tepat pada usia RSUD Waluyo Jati Kraksaan ke-44.
Bukan Sekadar Alat Baru, Tapi Harapan Hidup Baru
Peresmian yang dihadiri langsung oleh Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris dan Wabup Probolinggo Ra Fahmi AHZ, ini menandai era baru kemandirian medis Probolinggo.
Dengan adanya Cath Lab, tindakan kateterisasi jantung, pemasangan stent (ring), hingga penanganan sumbatan pembuluh darah kini bisa dilakukan langsung di Kraksaan tanpa perlu rujukan keluar kota.
"Fasilitas ini bukan sekadar gedung atau alat mahal, ini adalah tentang nyawa warga Probolinggo. Kita ingin memangkas waktu penanganan. Pasien jantung tidak boleh menunggu lama di jalan hanya karena fasilitas kita belum ada," ujar Gus Haris.
Cath Lab ini dilengkapi dengan teknologi pencitraan diagnostik yang memungkinkan dokter melihat gambaran pembuluh darah jantung secara real-time dan sangat detail. Alat ini tidak hanya mendiagnosis, tetapi juga mengeksekusi tindakan intervensi non-bedah untuk memulihkan aliran darah yang tersumbat. (*)
| Pewarta | : Abdul Jalil |
| Editor | : Imadudin Muhammad |