Kementerian PUPR RI: Ribuan Bibit Pohon Bernilai Ekonomis akan Ditanam di Sabuk Hijau Bendungan
TIMES Probolinggo/Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Sudirman saat meninjau Bendungan Semantok di Nganjuk, Jawa Timur (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

Kementerian PUPR RI: Ribuan Bibit Pohon Bernilai Ekonomis akan Ditanam di Sabuk Hijau Bendungan

Jelang peringatan Hari Bakti PU ke-75 pada 3 Desember 2020 mendatang, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR RI) mempersiapkan kegiatan penghijauan di area sabuk hijau (greenbelt) bendungan untuk ditanami berbagai jenis pohon be

TIMES Probolinggo,Rabu 18 November 2020, 03:53 WIB
683.6K

NGANJUKJelang peringatan Hari Bakti PU ke-75 pada 3 Desember 2020 mendatang, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( Kementerian PUPR RI) mempersiapkan kegiatan penghijauan di area sabuk hijau (greenbelt) bendungan untuk ditanami berbagai jenis pohon bernilai ekonomis.

Dengan kegiatan ini diharapkan, keberadaan bendungan dapat bernilai lebih besar bagi masyarakat disamping sebagai irigasi, air baku, pengendalian banjir dan pembangkit listrik.

"Kegiatan penanaman pohon di area sabuk hijau bendungan merupakan salah satu upaya untuk mengajak masyarakat berperan aktif dalam upaya konservasi sekaligus pengembangan potensi ekonomi lokal di sekitar bendungan, yang dilakukan tanpa mengganggu fungsi utama bendungan sebagai tampungan air," kata Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono.

Staf Ahli Menteri PUPR (SAMPU) Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Sudirman mengatakan, Menteri Basuki meminta agar dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur selalu berlandaskan prinsip-prinsip pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

article
Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Sudirman saat menanam bibit pohon bernilai ekonomis di Bendungan Semantok Nganjuk, Jawa Timur (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

"Pesan Bapak Menteri PUPR kepada Balai-balai di lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air untuk melaksanakan program penghijauan di 51 bendungan, termasuk yang masih dalam proses pembangunan," katanya saat meninjau Bendungan Semantok di Nganjuk, Jawa Timur.

Ditambahkan Sudirman, penanaman pohon dapat memberikan keuntungan untuk menjaga usia bendungan karena mencegah terjadinya sedimentasi yang menyebabkan pendangkalan.

"Kepala Balai Wilayah Sungai agar dapat memetakan tanaman yang menjadi ciri/potensi lokal di tiap daerah, seperti pete, jengkol, mangga dan durian. Bibit pohon yang ditanam minimal tingginya 1,5-2 meter agar dapat tumbuh optimal," tuturnya.

Menurut Sudirman, pelaksanaan penanaman pohon ini akan melibatkan Ikatan Purnabhakti Kementerian Pekerjaan Umum (IPPU) dan kelompok masyarakat setempat. Penanaman pohon tersebut akan dilakukan secara serentak 51 bendungan di Indonesia.

Selain ditanami pohon, Sudirman juga menyoroti potensi wisata edukatif sehingga bendungan yang masih dalam proses pembangunan diharapkan dapat menyediakan bangunan gardu pandang yang dilengkapi dengan museum/perpustakaan.

"Saya harapkan sudah ada anggarannya. Ini tujuannya untuk edukasi masyarakat sekitar, khususnya anak-anak sekolah agar punya rasa memiliki bendungan. Jadi muncul kesadaran untuk ikut merawat," tuturnya.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Kementerian PUPR RI Muhammad Rizal mengungkapkan, dalam pembangunan Bendungan Semantok telah direncanakan area sabuk hijau dan fasilitas umum termasuk gardu pandang.

article
Ilustrasi Bendungan Semantok di Nganjuk, Jawa Timur (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

"Terkait museum, sejak perencanaan di dalam RAB Bendungan Semantok sudah kita masukkan bangunan gardu pandang. Konsepnya dua lantai, lantai 1 itu perpustakaan/museum dan lantai 2 untuk gardu pandangnya. Selain itu kita buat tambatan perahu untuk wisata air," ujarnya.

Rizal mengatakan, pekerjaan konstruksi Bendungan Semantok telah dilaksanakan dari tahun 2017 terdiri dari 2 Paket pekerjaan. Paket 1, dikerjakan kontraktor PT Brantas Abipraya – PT. Pelita KSO dengan anggaran sebesar Rp 939 miliar. Progres fisiknya telah mencapai 58,31% dengan lingkup pekerjaan berupa tubuh bendungan bagian kiri, intake, bangunan fasilitas, instrumentasi,dan jalan masuk.

Sedangkan untuk Paket 2 dikerjakan kontraktor pelaksana PT Hutama Karya – PT. Bangun Nusa, KSO dengan anggaran sebesar 876 miliar. Progres fisiknya telah mencapai 55,43 % dengan lingkup pekerjaan tubuh bendungan bagian kanan, pengelak, intake, pelimpah, dan instrumentasi.

"Secara keseluruhan bendungan tersebut ditargetkan rampung konstruksinya dan mulai pengisian (impounding) pada akhir Maret 2022," ujar Rizal.

Bendungan dengan tipe zonal urugan random batu inti tegak tersebut nantinya direncanakan Kementerian PUPR RI, akan berfungsi sebagai penyediaan air untuk irigasi seluas 1.900 ha, mereduksi debit banjir kurang lebih 30%, sumber air baku sebesar 312 liter/detik dan pemeliharaan sungai di hilir bendungan sebesar 30 liter/detik. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kabupaten/Kota Probolinggo, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.