Piala Soeratin U-17, Persikota Tidore Benahi Mental dan Kekompakan Tim
Pelatih Persikota Tidore, Hasan Soleman mengatakan timnya terus melakukan pembenahan usai kalah 0-1 atas Yogyakarta di Piala Soeratin U-17 di Jawa Timur ...
TIDORE – Pelatih Persikota Tidore, Hasan Soleman mengatakan timnya terus melakukan pembenahan usai kalah 0-1 atas Yogyakarta di Piala Soeratin U-17 di Jawa Timur pada Selasa (15/3/2022). Menurutnya, pembenahan yang garus dilakukan adalah mental tanding dan kekompakan tim.
Hasan mengemukakan, mental para pemain belum terlihat kuat dalam laga perdana. Mental tersebut berimbas pada kekompakan pemain terutama di lini tengah skuad Persikota.
“Pergerakan pemain di lini tengah kita agak terlambat sehingga pembagian bola selalu terputus. Kelemahan kita disitu. Ini akan kami evaluasi," ungkap Toyo sapaan akrab Hasan Soleman saat dikonfirmasi, Kamis (17/3/2022).
Hasan menilai, ritme permainan kedua tim sepanjang 2x40 menit itu berimbang baik dari segi penguasaan bola maupun serangan-serangan yang dilancarkan.
Kendati begitu, ia menegaskan, evaluasi yang dilakukan itu demi membangun kembali mental dan semangat para pemain untuk menghadapi Jawa Timur hari ini.
"Kami juga mohon doa dan dukungan dari masyarakat Maluku Utara dan Kota Tikep pada khususnya agar Persikota bisa meraih kemenangan di dua laga sisa dan bisa mengharumkan nama daerah," tandasnya.
Persikota Tidore mengalami kekalahan tipis 1-0 dari Yogyakarta dalam piala Soeratin U-17 yang digelar di stadion Yonkav 3 di Malang, Jawa Timur.
Kekalahan ini menjadi kekalahan pertama bagi Persikota. Di awal laga itu, Yogyakarta mulai tampil menyerang setelah peluit pertama ditiupkan. Para pemain bertahan tim laskar Nuku julukan Persikota Tidore itu mampu menggugurkan beberapa serangan yang dibangun oleh Yogyakarta.
Hanya saja, memasuki menit ke-15, benteng pertahanan Persikota jebol setelah pemain Yogyakarta nomor punggung 86 berhasil memanfaatkan throw-in dari rekan setimnya di dalam kotak 16 Persikota dan gol pun tercipta.
Setelah tertinggal 0-1, Persikota sebenarnya mulai menampilkan permainan terbaiknya. Permainan mulai berkembang dan beberapa kali melakukan serangan dan tekanan yang merepotkan lini pertahanan lawan. Namun, serangan-serangan yang dilancarkan oleh laskar Nuku itu belum mampu mengubah kedudukan. Skor 0-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang pertanda babak pertama berakhir.
Usai turun minum, Abdul Gani Darmawan dkk itu langsung tampil menyerang dan membuat pertahanan Yogyakarta kocar kacir. Beberapa tendangan yang dilepaskan pemain laskar Nuku membuat para pemain Yogyakarta harus mempertebal benteng pertahanan mereka.
Namun, serangan demi serangan yang dilakukan oleh Persikota itu belum mampu menyamakan kedudukan. Hingga akhirnya Persikota harus menerima kekalahan 1-0 setelah hakim lapangan meniupkan peluit panjang pertanda babak kedua berakhir.
Di Piala Soeratin U-17 Nasional, Persikota Tidore bergabung di Grup F bersama D.I Yogyakarta, Jawa Tengah dan Bangka Belitung.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


