150 Atlet Bakal Bertanding di Kejurda Shindoka, Kota Probolinggo Jadi Barometer Jatim
150 atlet karate dari enam cabang kota dan kabupaten di Jawa Timur akan bertanding dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Shindoka yang digelar di Kota Probolinggo.
Probolinggo – Sebanyak 150 atlet karate dari enam cabang kota dan kabupaten di Jawa Timur akan bertanding dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Shindoka yang digelar satu hari penuh pada 16 Mei 2026, di Kota Probolinggo. Ajang ini bukan sekadar kompetisi rutin, melainkan alat ukur nyata pembinaan atlet menuju panggung nasional.
Kota Probolinggo terpilih menjadi tuan rumah. Bukan tanpa alasan, cabang Shindoka di kota ini diketahui memiliki jumlah atlet terbanyak se-Jawa Timur.
Prestasi mereka selama ini juga dinilai sangat baik dan konsisten. Enam kontestan yang ambil bagian antara lain Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Batu, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Pasuruan, dan Mojokerto Raya.
Kejurda Shindoka yang digelar selama sehari penuh itu bakal menyajikan pertandingan menarik. Dua tujuan utama dibidik dari kejurda ini. Pertama, memantau hasil pembinaan atlet di masing-masing cabang kota dan kabupaten. Kedua, menjadikan hasil kejurda sebagai tolok ukur untuk mempersiapkan atlet Shindoka Jawa Timur menuju Kejurnas PB Shindoka di Jakarta pada Agustus mendatang.
Dari sisi perwasitan, panitia memastikan semua juri berasal dari internal Perwasitan Shindoka Jawa Timur yang sudah bersertifikat Forki Jawa Timur. Dengan begitu, standar penilaian diharapkan berjalan objektif dan profesional.
Ketua KONI Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan, memberikan dukungan penuh atas gelaran ini. Menurutnya, kejurda menjadi ajang yang efektif untuk menemukan bibit-bibit baru.
"Dengan adanya event Karate Kejurda Shindoka ini diharapkan muncul bibit-bibit atlet karate yang baru, yang nantinya bisa berprestasi di tingkat regional, nasional, maupun internasional," ujarnya, Selasa (12/05/2026)
Tak hanya mencari bibit baru, Zulfikar juga berharap event ini mampu meningkatkan intensitas dan kualitas latihan para atlet. Sebab, panggung yang lebih besar sudah menanti.
Pekan Olahraga Provinsi (Porprov Jatim) 2027 di Surabaya menjadi target jangka pendek setelah kejurda ini. Dengan persiapan matang, Jawa Timur berpeluang besar tak hanya berprestasi di tingkat nasional, tapi juga melahirkan kader-kader karate tangguh untuk masa depan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

