FPTI Kota Probolinggo Borong 10 Medali di Kejuprov Jatim 2026
FPTI Kota Probolinggo sukses melampaui target dengan meraih 10 medali di Kejuprov Panjat Tebing Jatim 2026.
PROBOLINGGO – Keberanian mengambil risiko di hari-hari akhir pertandingan membuahkan hasil manis bagi kontingen Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Probolinggo. Mereka menutup Kejuaraan Provinsi (Kejuprov) Panjat Tebing Jawa Timur 2026 di Surabaya dengan raihan medali yang melesat jauh di atas perkiraan awal.
Jika sejak awal tim hanya menargetkan tujuh medali secara keseluruhan, para atlet muda ini justru membawa pulang 10 medali. Begitu pula dengan target medali emas yang dipatok dua, kenyataannya lima emas tersemat di dada atlet Kota Probolinggo.
Tambahan dua medali emas justru datang pada hari terakhir lomba melalui nomor Speed U-19 putra dan putri, yang dipersembahkan oleh Aditya Maulana Ibrahim dan Putri Aditya.
Secara rinci, medali yang terkumpul adalah lima emas, tiga perak, dan dua perunggu. Dean Alifi Al Maqfira tampil sebagai atlet dengan koleksi terbanyak setelah meraih emas di nomor Boulder U-19 putri dan Lead U-19 putri. Larasati Janitra Prayuda menyumbang emas dari SWR Kid U-15 putri.
Sementara di kubu perak, nama Putri Aditya kembali muncul bersama M. Hafiz Rayyan Rabbani (Lead U-13 putra) dan Amirah Irdina Maulidia (SWR Kid U-15 putri). Dua perunggu diraih Almaira Fauzira Nafisha Bilqis (SWR Kid U-13 putri) dan Alika Farzana Mutiah (Speed Klasik U-9 putri).

Pelatih FPTI Kota Probolinggo, Iwan Rosidi, mengakui bahwa kategori speed menjadi andalan utama tim.
"Kategori speed memang menjadi incaran kami untuk menambah perolehan medali. Rata-rata kemampuan atlet sangat mumpuni dan mereka tampil percaya diri selama pertandingan," ujarnya, Minggu (10/5/2026).
Ia menambahkan bahwa hasil ini merupakan buah dari latihan konsisten sebelum kejuaraan. "Alhamdulillah perjuangan di Kejuprov tahun ini tuntas dengan hasil yang sangat baik."
Ketua Umum FPTI Kota Probolinggo, Nur Fathur Rachman Efendi atau akrab disapa Gus Nur, memberikan apresiasi penuh kepada para atlet yang telah mengharumkan nama kota di tingkat provinsi.
"Kami akan terus mendukung dan membina para atlet panjat tebing untuk meraih prestasi lebih tinggi. Salah satunya dengan fokus pada pembenahan sarana dan prasarana kebutuhan papan panjat atau wall panjat yang memiliki standar nasional," katanya.
Gus Nur berharap kekompakan antara atlet, orang tua atlet, pelatih, dan pengurus tetap terjaga agar prestasi panjat tebing Kota Probolinggo terus berkembang hingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

