Berseragam Keki, Bupati Probolinggo Kayuh Sepeda ke Kantor 8KM
Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris atau yang akrab disapa Gus Haris berangkat ke kantor dengan mengenakan sepeda pancal.
PROBOLINGGO – Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris atau yang akrab disapa Gus Haris berangkat ke kantor dengan mengenakan sepeda pancal. Ia mengayuh sepeda dengan tetap mengenakan pakaian dinas harian (PDH) lengkap berwarna keki.
Dalam aksinya tersebut, Gus Haris menempuh jarak sekitar 8 kilometer. Ia mengayuh sepedanya berangkat dari kediaman pribadinya di Desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan, menuju kantor pusat pemerintahan Kabupaten Probolinggo.
Tidak sendirian, ia tampak bersama oleh sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang juga ikut bersepeda dari kediaman masing-masing yang letaknya cukup berdekatan.
Aksi bersepeda ini bukan sekadar seremonial belaka. Gus Haris menegaskan bahwa aktivitas bersepeda ke tempat kerja sejatinya sudah digalakkan dan menjadi program resmi sejak awal dirinya menjabat yaitu bike to work.
Visi utamanya sangat jelas, yakni untuk mengurangi tingkat polusi udara dan memupuk kebiasaan gaya hidup sehat di kalangan aparatur negara.
Kini, seiring dengan adanya isu krisis energi dan tuntutan efisiensi global, program yang telah menjadi kebiasaan tersebut memiliki alasan yang semakin kuat untuk terus digencarkan.
"Karena kebiasaan bersepeda ini sudah kita galakkan sejak awal menjabat, di masa efisiensi energi saat ini kita ibaratnya tidak perlu lagi memecuti dari awal. Kita tinggal mendorong dan memacu agar kebiasaan baik ini dampaknya lebih luas," ungkap Gus Haris.
Menurutnya, konsistensi program Bike to Work membuat Pemkab Probolinggo selangkah lebih siap dan adaptif. Pemerintah daerah tidak perlu merancang kebijakan dari nol untuk merespons kondisi krisis energi, melainkan cukup memaksimalkan apa yang sudah rutin berjalan.
Lebih lanjut, Gus Haris tidak hanya mengajak hal ini di lingkungan Pemda, tetapi juga kepada jajaran OPD lain untuk turut bersepeda ke kantor masing-masing. Ia pun berharap gerakan nyata penghematan energi ini dapat menular ke masyarakat luas.
"Kami di pemerintahan memulainya agar bisa menjadi contoh. Harapannya, masyarakat luas juga tergerak untuk melakukan hal serupa. Mari kita jadikan bersepeda tidak hanya untuk kesehatan, tapi juga wujud nyata efisiensi energi yang dimulai dari diri kita sendiri," pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

