Wali Kota Probolinggo Turun ke Lapak, Cek Kesehatan Hewan Kurban
Wali Kota Probolinggo, Sidak Lapak Hewan Kurban. (Foto: Humas Pemkot Probolinggo For TIMES Indonesia)

Wali Kota Probolinggo Turun ke Lapak, Cek Kesehatan Hewan Kurban

Langkah cepat diambil Wali Kota Probolinggo, Dokter Aminuddin, untuk memastikan hewan kurban di kotanya benar-benar layak. Tanpa pemberitahuan sebelumnya, Senin (25/5/2026), ia mendatangi sejumlah lapak penjual hewan kurban.

TIMES Probolinggo,Senin 25 Mei 2026, 22:30 WIB
474
S
Sri Hartini

PROBOLINGGOLangkah cepat diambil Wali Kota Probolinggo, Dokter Aminuddin, untuk memastikan hewan kurban di kotanya benar-benar layak. Tanpa pemberitahuan sebelumnya, Senin (25/5/2026), ia mendatangi sejumlah lapak penjual hewan kurban. 

Tujuannya sederhana yakni memastikan tak ada satu pun hewan sakit yang tersembunyi di tengah meningkatnya permintaan jelang Idul Adha. Didampingi tim kesehatan hewan dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Wali Kota menyisir lapak milik Syaiful di Jalan Mastrip dan Wayudan di Gang Wijaya, Kecamatan Kanigaran. 

Di lokasi, Aminuddin yang juga dokter ini tak sekadar melihat dari jauh. Ia memeriksa langsung kondisi fisik ternak, berdialog dengan pedagang soal harga, hingga menanyakan tren pembeli tahun ini. Hasilnya, dari total 55 lapak yang sudah diperiksa pemerintah kota, tidak ditemukan satu pun hewan kurban yang mengidap penyakit. 

“Nihil temuan penyakit. Artinya, seluruh hewan dalam kondisi sehat, termasuk sudah dilengkapi dengan sertifikat vaksinasi,” ujar Aminuddin di sela-sela sidak. 

Pesan tegas pun disampaikan kepada para penjual. Ia meminta agar proses jual beli hewan kurban dilakukan dengan memperhatikan betul asal-usul dan kesehatan ternak yang masuk ke Kota Probolinggo. “Jangan sampai ada hewan sakit yang lolos,” tegasnya. 

Dari sisi penjualan, tahun ini terbilang lebih bergairah dibanding tahun lalu. Syaiful, penjual kambing, mengaku sudah menjual sekitar 200 ekor hanya dalam hitungan H-2 Idul Adha. “Tahun ini lebih banyak,” ujarnya singkat. 

Sementara itu, Wayudan, penjual sapi di Gang Wijaya, mencatatkan 35 ekor sapi laku terjual. Sebanyak 20 ekor di antaranya dikirim ke Surabaya, sisanya untuk pembeli lokal. “Alhamdulillah,” ucapnya. 

Dengan hasil sidak yang bersih, wali kota berharap masyarakat bisa lebih tenang membeli hewan kurban. Sebab, kesehatan hewan juga menentukan sah dan berkahnya ibadah. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Sri Hartini
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kabupaten/Kota Probolinggo, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.