Viral Siswa MI di Probolinggo Ramai-Ramai Cuci Ompreng MBG di Kamar Mandi Masjid
Sejumlah siswa MI sedang mencuci ompreng MBG di kamar mandi masjid.(Foto: tangkapan layar video viral)

Viral Siswa MI di Probolinggo Ramai-Ramai Cuci Ompreng MBG di Kamar Mandi Masjid

Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah siswa du Kabupaten Probolinggo, sedang mencuci ompreng (wadah makan) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kamar mandi masjid.

TIMES Probolinggo,Selasa 5 Mei 2026, 17:01 WIB
1.5K
D
Dicko W

PROBOLINGGOSebuah video yang memperlihatkan sejumlah siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, sedang mencuci ompreng (wadah makan) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kamar mandi masjid, viral di media sosial. Video tersebut memicu beragam reaksi netizen setelah tersebar luas di aplikasi WhatsApp dan TikTok.

Dalam rekaman berdurasi singkat tersebut, seorang pria terdengar berbicara menggunakan bahasa Madura yang mempertanyakan mengapa para siswa diminta mencuci wadah makan sendiri. "Ini siswa madrasah disuruh cuci ompreng di kamar mandi masjid, katanya disuruh petugasnya. Gimana ini?" ujar pengunggah video tersebut.

Diketahui, sekolah tersebut mendapatkan distribusi makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kotaanyar 03.

Menanggapi kegaduhan tersebut, Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar dua minggu yang lalu dan pihaknya telah melakukan tindak lanjut berupa teguran kepada Kepala SPPG Kotaanyar 03.

Namun, Ugas meluruskan bahwa tidak ada perintah dari pihak SPPG kepada siswa untuk mencuci wadah makan tersebut.

"Berdasarkan penelusuran, dari pihak SPPG tidak ada perintah untuk mencuci ompreng. Kronologinya, pihak lembaga pendidikanlah yang menginstruksikan hal itu dengan maksud mendidik kemandirian anak didiknya," jelas Ugas Irwanto, kepada wartawan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/5/2026).

article

Ugas, menambahkan bahwa para siswa di madrasah tersebut memang memiliki kebiasaan positif mencuci tangan dan membersihkan peralatan setelah makan. Karena merasa senang menerima menu MBG perdana, para siswa berinisiatif mencucinya sekalian.

 Meski bermaksud baik untuk pendidikan karakter, Ugas menegaskan bahwa secara aturan, pencucian wadah makan merupakan tanggung jawab penuh pihak penyedia atau SPPG sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku.

"Maksudnya memang baik untuk mendidik, tapi cuci piring adalah tanggung jawab SPPG sesuai SOP. Itulah mengapa hal ini menjadi viral di media sosial," tambahnya.

 Satgas MBG Kabupaten Probolinggo memastikan akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program ini, terutama terkait kualitas menu agar tetap sesuai dengan standar harga dan prosedur kebersihan yang telah ditetapkan.

"Yang terpenting bagi kami adalah menjaga agar menu tetap sesuai dan kualitasnya terjaga. Kejadian ini menjadi bahan evaluasi agar seluruh pihak tetap mengikuti SOP yang ada di era keterbukaan informasi ini," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Dicko W
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kabupaten/Kota Probolinggo, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.