TIMES Probolinggo/Penerapatan prokol kesehatan dalam salah satu kegiatan di Kabupaten Probolinggo. (Foto: Dokumen/TIMES Indonesia)

Wilayah Kabupaten Probolingo kembali menyandang status PPKM Level 3. Naiknya level tersebut dipicu dari beberapa indikator penting. ... ...

TIMES Probolinggo,Kamis 3 Maret 2022, 15:23 WIB
19K
A
Abdul Jalil

PROBOLINGGOWilayah Kabupaten Probolingo kembali menyandang status PPKM Level 3. Naiknya level tersebut dipicu dari beberapa indikator penting. 

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan ada beberapa indikator atas naiknya level tersebut, yaitu capain vaksinasi dosis 2 umum dan lansia, jumlah tracing serta angka positivity rate.

“Capaian vaksinasi dosis 2 untuk lansia memang belum mencapai 50%. Saat ini masih 48% dan itu yang mengurangi nilai. Selain itu kita tidak mencapai target tracing 1 banding 15 kontak erat,” katanya.

Selain itu, jelas Dewi, angka positivity rate di juga terus mengalami kenaikan. Dalam beberapa pekan terakhir, jumlah kasus positif mengalami peningkatan 60 hingga 70 kasus.

“Semoga kasus positif bisa turun dan terus melandai,” harap wanita berkacamata itu, Kamis (3/2/2022).

Untuk bisa kembali ke level 2 terang Dewi, vaksinasi untuk dosis umum harus mencapai 60% dan lansia mencapai 50 persen. Selanjutnya target tracing 1 orang positif harus ditracing dan diperiksa PCR kontak eratnya minimal 15 orang.

“Selanjutnya, untuk positivity rate itu tidak boleh lebih dari 5% dari jumlah penduduk dan angka kematian. Namun selama bulan Pebruari 2022 ini kita juga telah menambah sekitar 22 orang angka kematian,” terangnya.

Menurut Dewi, untuk pembatasan PPKM Level 3 ini mengikuti aturan dari Instuksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 13 tahun 2022. Tempat makan dan supermarket kembali dibatasi menjadi 50%.

“Untuk aktivitas masyarakat terkait dengan pariwisata, keagamaan dan kebudayaan itu maksimal 50% dari kapasitas tempat yang tersedia. Sementara untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) kita tetap mengikuti Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri,” tegasnya.

Dewi mengharapkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat ketika melakukan aktivitas. Bagi yang belum divaksin, tetap harus segera melakukan vaksinasi.

“Dengan demikian capaian vaksinasi akan meningkat dan Kabupaten Probolinggo akan nain dari PPKM level 3 ke level 2,” ujar Jubir Satgas Kabupaten Probolinggo itu. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Abdul Jalil
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kabupaten/Kota Probolinggo, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.