Dua Bocah Perempuan Hanyut di Sungai Pancar Glagas Probolinggo, Satu Ditemukan Meninggal
TIMES Probolinggo/Sungai Pancar Glagas di Paiton, Kabupaten Probolinggo.(Foto: Yusuf for TIMES Indonesia)

Dua Bocah Perempuan Hanyut di Sungai Pancar Glagas Probolinggo, Satu Ditemukan Meninggal

Dua bocah perempuan hanyut di Sungai Pancar Glagas Probolinggo, satu ditemukan meninggal, satu masih dicari. Warga, polisi, dan BPBD terus melakukan penyisiran.

TIMES Probolinggo,Sabtu 21 Februari 2026, 17:22 WIB
5.3K
D
Dicko W

PROBOLINGGODua bocah perempuan mengalami kecelakaan hanyut di Sungai Pancar Glagas, Dusun Krajan, Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Satu korban telah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, sedangkan satu lainnya masih dalam proses pencarian hingga sore hari.

Peristiwa ini pertama kali diketahui warga yang melintas di Jembatan Randumerak dan melihat tubuh seorang anak terbawa arus sungai. Informasi tersebut segera menyebar dan memicu aksi pencarian bersama warga sekitar.

Sekitar 15 menit kemudian, pukul 14.15 WIB, korban bernama Aurora Nafisa Firdausi (9), warga Dusun Morong, Desa Triwungan, Kecamatan Kotaanyar, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bagian sungai yang mengarah ke Desa Randutatah. Jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Jabungsisir untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, korban lainnya, Aura Firza Farzana (10), warga Dusun Kalianyar 3, Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton, masih belum ditemukan. Petugas Polsek Paiton bersama warga dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.

Ketua RW 03 Dusun Kalianyar 3, Fauzi, mengungkapkan bahwa kedua korban sebelumnya mandi di sungai bersama tiga temannya sekitar pukul 11.00 WIB. Sekitar satu jam kemudian, dua anak lainnya, Dafa (5) dan Erik (6), pulang dan memberi tahu orang tua bahwa Aurora dan Aura terseret arus.

"Orang tua baru mengetahui kejadian setelah anak-anak yang lain pulang dan menyampaikannya," ujar Fauzi.

Petugas menduga arus sungai yang cukup deras pada siang hari menjadi penyebab kedua korban tidak mampu menyelamatkan diri. Hingga laporan ini dibuat, proses pencarian terhadap Aura Firza Farzana masih terus berlangsung.

Camat Paiton, Abdul Bari, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan BPBD untuk memperluas area pencarian. Ia juga mengimbau warga agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat beraktivitas di sekitar aliran sungai. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Dicko W
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kabupaten/Kota Probolinggo, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.