Tak Capai Target, Vaksinasi Kemenag Kabupaten Probolinggo Diperpanjang
Vaksinasi massal yang dirilis oleh Kemenag Kabupaten Probolinggo, hingga kini masih jauh dari target. Untuk itu, program vaksin tersebut di perpanjang hingga Rabu (27/4/ ...
PROBOLINGGO – Vaksinasi massal yang dirilis oleh Kemenag Kabupaten Probolinggo, hingga kini masih jauh dari target. Untuk itu, program vaksin tersebut di perpanjang hingga Rabu (27/4/2022).
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Ahmad Seruji Bachtiar menyampaikan, capaian vaksinasi hingga Senin (25/4/2022), sekitar 7 ribu dosis. Itu mencakup dari pegawai di bawah naungan kemenag dan masyarakat umum.
Sementara pihaknya menargetkan vaksinasi sejak tanggal 13 - 25 April itu, dapat mencapai 10 ribu dosis. Namun, target itu meleset hingga angka 7 ribuan dosis. Oleh karenanya, pihaknya berencana melakukan penambahan durasi waktu untuk mendukung program Sejuta Vaksin Kemenag RI.
"Targetnya 10 ribu, sejauh ini masih 7 ribuan. Kami menambah jarak waktu dua hari ke depan," ungkap dia, saat dikonfirmasi, Selasa (26/4/2022).
Ia menambahkan, dari sekian ribu vaksin yang dilakukannya, banyak dari kalangan pegawai kemenag. Hanya saja, tak seluruhnya melakukan vaksinasi booster. Sebab, ada yang belum melakukan vaksinasi kedua. Sehingga tak mungkin untuk loncat ke vaksin booster.
"Sebenarnya vaksinasi ini terus berjalan. Hanya saja, untuk program sejuta vaksin ini kami menggenjot sampai tanggal 27 April," kata pria berkacamata itu.
Sekedar informasi, sebuah video berdurasi pendek mendadak viral di jagat maya. Video itu tentang pernyataan Ahmad Seruji Bachtiar, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Jatim, yang tidak akan menandatangani berkas program bantuan pegawai yang tidak mau vaksinasi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




