Longsor Terjang Dua Titik di Desa Sapih Kabupaten Probolinggo, Warga Gotong Royong Buka Akses Jalan
Bencana tanah longsor menerjang dua lokasi berbeda di Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo pada Rabu (18/2/2026). Material tanah yang turun dari perbukitan menutup akses jalan utama warga.
PROBOLINGGO – Bencana tanah longsor menerjang dua lokasi berbeda di Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo pada Rabu (18/2/2026). Material tanah yang turun dari perbukitan menutup akses jalan utama warga dan merusak tembok rumah salah seorang penduduk.
Longsor pertama terjadi di jalur penghubung antar dusun. Material longsoran menutup badan jalan menuju Dusun Pondokterop sepanjang kurang lebih 25 meter. Tinggi tebing yang longsor mencapai sekitar 100 meter, menyebabkan akses warga lumpuh total. Sementara itu, longsor kedua berdampak langsung pada hunian warga. Tembok bangunan rumah milik Misto, warga Dusun Sapih Sarirejo, jebol tertimpa material tanah.
Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Kerugian materiil masih dalam pendataan lebih lanjut oleh pihak terkait.
Merespons kejadian itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo langsung bergerak ke lokasi. Mereka tidak hanya melakukan asesmen dan pendataan, tetapi juga turun tangan membersihkan material longsor.
Kerja bakti massal pun digelar. Puluhan personel gabungan dari BPBD, Satpol PP, staf Kecamatan Lumbang, Koramil, Polsek, serta perangkat desa bahu-membahu membuka akses jalan yang tertutup longsor. Alat-alat sederhana dikerahkan untuk memotong dan memindahkan material tanah serta bebatuan yang menghalangi jalur.
Selain membuka akses jalan, tim juga membersihkan material longsoran yang masuk ke area rumah warga.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Probolinggo Oemar Syjarif saat di konfirmasi, Kamis, (19/02/2026) menghimbau Kepada masyarakat yg tinggal khususnya di lereng dan puncak bukit ataupun didaerah bertebing yang rawan longsor untuk selalu berhati-hati terhadap kemungkinan longsor yg dapat terjadi yg mengakibatkan kerugian atau korban apalagi di saat musim penghujan ini.
"Kenali tanda-tandanya. Jika diketahui ada tanda - tanda bahwa akan terjadi longsoran, segera lakukan penyelamatan atau evakuasi diri dan keluarga. Dan Segera laporkan ke desa atau kecamatan," imbaunya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan masih terus dilakukan agar akses jalan desa dapat segera dilalui kembali. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


