Wisata

Kementerian PUPR RI: Pembangunan Jembatan Kaca Seruni Point Bromo Sudah 50 Persen

Minggu, 03 Juli 2022 - 12:40
Kementerian PUPR RI: Pembangunan Jembatan Kaca Seruni Point Bromo Sudah 50 Persen Tokoh masyarakat Suku Tengger, Supoyo (pakai blankon) menonton tayangan ilustrasi jembatan kaca Seruni Point Bromo (foto: Iqbal/dokumen TIMES Indonesia)

TIMES PROBOLINGGO, PROBOLINGGO – Progres pembangunan jembatan kaca Seruni Point Bromo sudah 50 persen. Sesuai jadwal, jembatan kaca pertama dan terpanjang di Indonesia itu, akan rampung akhir September 2022 ini. Infrastruktur penunjang di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Bromo-Tengger-Semeru ini, dikerjakan Kementerian PUPR RI melalui Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur, Bintekjatan, Ditjen Bina Marga.

“Kami akan berupaya agar pembangunan jembatan kaca dapat selesai sesuai waktu rencana,” kata Kepala Balai Geoteknik, Terowongan dan Struktur Fahmi Aldiamar sebagaimana dikutip di laman Kementerian PUPR RI (Minggu 7/3/2022).

Begitu rampung, tata kelola operasional jembatan kaca akan dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK, dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Jembatan-Kaca-Seruni-b.jpg

Jembatan kaca ini diharap dapat mendongkrak jumlah wisatawan ke Bromo dan dapat meningkatkan perputaran roda perekonomian. Terutama  meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.

Fahmi menambahkah jembatan kaca ini dibangun dengan perhitungan perencanaan yang komprehensif sesuai standar dan melalui proses uji laboratorium. Sehingga jembatan ini akan aman untuk difungsikan bagi wisatawan. 

Jembatan kaca untuk pejalan kaki  ini membentang sepanjang 120 meter dengan lebar 1,8 meter pada bentang utama, dan 3 meter pada bagian awal dan tengah bentang. Jembatan berada di atas jurang dengan kedalaman sekitar 80 meter.

Sistem struktur lantai/deck jembatan gantung berupa kaca pengaman berlapis (laminated glass) yang terdiri dari dua lembar kaca atau lebih.

Lapisan kaca itu direkatkan satu sama lain dengan menggunakan satu atau lebih lapisan laminasi (interlayer) dengan total ketebalan 25,55 mm.

Struktur jembatan yang mulai dikerjakan akhir September 2021 ini, dilengkapi double protection steel berupa baja galvanis yang dilapisi cat epoxy agar lebih tahan terhadap karat. Jembatan dibangun dengan tipe suspended cable.

Pembangunannya bekerja sama dengan KLHK karena melintasi kawasan Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru, dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo sebagai penyedia lahan untuk salah satu kaki jembatan. 

Kehadiran jembatan kaca ini menjadi destinasi wisata adrenalin yang menghubungkan Terminal Wisata Seruni Point dengan Shuttle Area dengan pemandangan Gunung Bromo, Gunung Batok dan Gunung Semeru.

Jembatan-Kaca-Seruni-c.jpg

Dengan demikian jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke KSPN Bromo-Tengger-Semeru.

Kunjungan Plt Bupati

Kamis (30/6/2022), Plt Bupati Probolinggo, HA. Timbul Prihanjoko meninjau langsung progres pembangunan jembatan yang berada di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura tersebut.

“Kita ingin melihat sejauh mana pembangunan jembatan kaca sampai saat ini dan sekarang sudah 50 persen. Insya Allah akhir tahun ini sudah selesai,” kata Timbul.

Di lokasi proyek, Plt Bupati didampingi Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo, tim dari Kementerian PUPR RI, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo, serta tokoh masyarakat Tengger. “Kita berharap nantinya jembatan kaca Seruni Point Bromo ini menjadi wahana yang dapat menarik minat pengunjung karena baru pertama kali ada di Indonesia, dan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat setempat,” harapnya. (*)

Pewarta : Muhammad Iqbal
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Probolinggo just now

Welcome to TIMES Probolinggo

TIMES Probolinggo is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.