Jembatan kaca di wisata Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dipastikan siap menyambut kunjungan wisatawan pada musim libur sekolah akhir Juni 2026 ini.
PROBOLINGGO – Jembatan kaca di wisata Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dipastikan siap menyambut kunjungan wisatawan pada musim libur sekolah akhir Juni 2026 ini.
Kepastian itu diperoleh setelah Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menandatangani perjanjian kerja sama dan sewa aset Barang Milik Negara (BMN) dengan CV. Sinergi Permata Semesta (tergabung dalam The Lawu Group) pada Kamis (11/6/2026).
Penandatanganan yang berlangsung di aula kantor BB TNBTS ini menjadi langkah resmi pengalihan pengelolaan aset yang sebelumnya telah diserahkan Kementerian PUPR kepada Kementerian Kehutanan pada Oktober 2025 lalu.
Kepala BB TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menjelaskan perjanjian ini berlaku selama 5 tahun, terhitung mulai 11 Juni 2026 hingga 10 Juni 2031. Aset yang disewakan meliputi lahan seluas 2.429 m² untuk area jembatan, bangunan penunjang seluas 791 m², serta jembatan pejalan kaki berlantai kaca seluas 360 m².
“Pemanfaatan ini bertujuan meningkatkan layanan wisata alam sekaligus mendukung pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional, tanpa mengabaikan prinsip konservasi,” ujarnya.
Ia menambahkan kerja sama ini juga merupakan wujud sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo guna menghadirkan destinasi unggulan yang berkelanjutan dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Direktur Utama CV. Sinergi Permata Semesta sekaligus GM The Lawu Group, Achmad Ridho, menyatakan pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan dan perawatan pra-operasional dalam waktu dekat. Targetnya, jembatan kaca sudah bisa dibuka saat musim liburan sekolah tiba.
“Kami akan mengikuti seluruh standar keamanan dan prosedur operasional yang ditetapkan Balai Geoteknik, Terowongan, dan Struktur. Pengalaman kami mengelola jembatan kaca di Kemuning Sky Hill, Jawa Tengah, menjadi jaminan kenyamanan dan keamanan pengunjung,” tegasnya.
Selain itu, Ridho menegaskan komitmen menjaga kelestarian lingkungan serta memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal dan pemberdayaan pelaku UMKM di kawasan Bromo selama masa pengelolaan berlangsung. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

