https://probolinggo.times.co.id/
Berita

Tak Kenal Libur, Kemenhaj Tetap Buka Layanan bagi Jemaah Haji

Minggu, 04 Januari 2026 - 21:21
Tak Kenal Libur, Kemenhaj Tetap Buka Layanan bagi Jemaah Haji Kemenhaj tetap berikan layanan meskipun sedang libur. (FOTO: dok. Kemenhaj)

TIMES PROBOLINGGO, JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tetap membuka layanan kepada jemaah haji di tingkat Kabupaten/Kota meskipun pada hari libur.

Kebijakan ini dilakukan untuk mempercepat proses persiapan haji sekaligus memberikan kemudahan bagi jemaah yang tidak dapat mengurus administrasi pada hari kerja. 

Direktur Jenderal Pelayanan Haji, Ian Heriyawan, menyampaikan bahwa pembukaan layanan di hari libur merupakan bentuk komitmen Kemenhaj dalam memastikan seluruh tahapan persiapan haji berjalan tepat waktu dan tidak menghambat proses keberangkatan jemaah.

“Kemenhaj kabupaten/kota tetap membuka layanan di hari libur untuk mempercepat proses persiapan haji dan melayani jemaah yang tidak bisa datang pada hari kerja,” ujar Ian di Jakarta, Minggu (4/1/2026)

Salah satu kantor yang telah menerapkan kebijakan tersebut adalah Kantor Kemenhaj Kabupaten Pamekasan. Pada layanan hari libur tersebut, kantor Kemenhaj setempat membuka pelayanan penyelesaian dokumen pelunasan serta perekaman biometrik jemaah untuk keperluan pengajuan visa haji.

Ian menjelaskan bahwa perekaman biometrik melalui aplikasi Saudi Visa Bio merupakan salah satu syarat wajib dalam proses penerbitan visa haji yang terintegrasi dengan sistem Nusuk milik Pemerintah Arab Saudi.

“Perekaman biometrik menjadi bagian penting dalam pengajuan visa haji. Data biometrik ini akan terhubung langsung dengan sistem Nusuk,” jelasnya.

Meskipun perekaman biometrik sebenarnya dapat dilakukan secara mandiri oleh jemaah, Kemenhaj kabupaten/kota tetap memberikan layanan bantuan perekaman. Langkah ini ditujukan untuk memudahkan jemaah, khususnya mereka yang belum terbiasa dengan penggunaan teknologi digital.

“Kami memahami tidak semua jemaah terbiasa dengan layanan digital. Karena itu, kantor Kemenhaj kabupaten/kota tetap memberikan pendampingan dan bantuan perekaman biometrik agar jemaah tidak mengalami kesulitan,” kata Ian.

Ia menambahkan, untuk memenuhi tenggat waktu akhir input data pada 8 Februari 2026, proses perekaman biometrik harus segera diselesaikan. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi daerah kabupaten/kota dengan jumlah jemaah yang besar.

“Perekaman biometrik jemaah haji harus dilakukan secepatnya, terutama di daerah dengan jumlah jemaah yang banyak, agar seluruh data dapat terinput tepat waktu,” tegasnya.

Kemenhaj berharap dengan dibukanya layanan di hari libur, seluruh proses administrasi haji dapat berjalan lebih cepat, tertib, dan memberikan kepastian layanan bagi jemaah. (*)

Pewarta : Ahmad Nuril Fahmi
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Probolinggo just now

Welcome to TIMES Probolinggo

TIMES Probolinggo is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.