TIMES PROBOLINGGO, PROBOLINGGO – Ribuan pelari memadati ruas Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Prosiwangi) dalam acara Probolinggo Sae Run Highway 2026, Minggu (8/2/2026).
Ajang lari yang memanfaatkan jalur bebas hambatan ini berlangsung meriah dengan dilepas langsung oleh Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris, bersama Wakil Bupati Ra Fahmi AHZ.
Sejak pukul 05.00 WIB, antusiasme peserta sudah terlihat memenuhi area start. Suasana semakin semarak ketika Gus Haris dan Ra Fahmi naik ke podium untuk menyapa ribuan pelari sebelum mengibarkan bendera start.
Sensasi Lari Bebas Hambatan
Berbeda dengan event lari jalan raya pada umumnya, Probolinggo Sae Run menyuguhkan pengalaman lari dengan nuansa yang lapang dan terbuka. Para pelari tampak leluasa memacu langkah di atas aspal hotmix yang lebar tanpa kekhawatiran gangguan lalu lintas, mengingat jalur tersebut disterilkan total dari kendaraan bermotor.
Sepanjang rute, peserta disuguhi pemandangan alam yang kontras dengan konstruksi beton jalan tol. Di sisi kiri dan kanan lintasan, hamparan persawahan hijau dan latar belakang pegunungan yang gagah terlihat jelas memanjakan mata. Udara pagi yang segar dan tiupan angin di ketinggian jalan tol menambah kenyamanan para pelari dalam menuntaskan rute hingga garis finis.
Apresiasi Bupati Probolinggo
Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris, yang hadir langsung di lokasi memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, kesuksesan acara yang diinisiasi oleh komunitas ini membawa dampak semangat yang luar biasa bagi daerah.

"Melihat ribuan orang tumpah ruah di sini dengan wajah bahagia, ini energi yang sangat positif. Saya sangat mengapresiasi inisiatif teman-teman komunitas yang mampu menyulap jalan tol ini menjadi arena olahraga yang membanggakan," ungkap Gus Haris usai melepas peserta.
Lebih lanjut, Gus Haris menekankan bahwa keunikan lokasi dan pemandangan yang ditawarkan menjadi nilai jual tersendiri bagi pariwisata Probolinggo.
"Kita punya potensi alam yang luar biasa, dan hari ini kita buktikan bahwa Probolinggo bisa menggelar event berkelas. Lari di tol dengan view pegunungan dan laut, disapa sunrise, ini mahal harganya dan sulit dicari tandingannya. Semoga semangat pagi ini menjadi pemicu untuk kemajuan daerah kita ke depan," pungkasnya. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Gus Haris: SAE Run 2026, Energi Positif untuk Kebangkitan Probolinggo
| Pewarta | : Abdul Jalil |
| Editor | : Deasy Mayasari |