Dai Belia Penyandang Tuna Netra Bikin Bupati Probolinggo dan Ribuan ASN Terpana
Rafi Al Firdaus saat mengisi ceramah agama di Majelis Sholawat Muhammad. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)

Dai Belia Penyandang Tuna Netra Bikin Bupati Probolinggo dan Ribuan ASN Terpana

Keheningan yang khidmat menyelimuti suasana pengajian rutin bulanan Majelis Sholawat Muhammad di Kantor Bupati Probolinggo, Jumat (9/1/2026). Ribuan ASN yang biasanya sibuk dengan rutinitas birokrasi, kali ini terpaku diam dan larut dalam lantunan su

TIMES Probolinggo,Jumat 9 Januari 2026, 18:51 WIB
9.9K
A
Abdul Jalil

PROBOLINGGOKeheningan yang khidmat menyelimuti suasana pengajian rutin bulanan Majelis Sholawat Muhammad di Kantor Bupati Probolinggo, Jumat (9/1/2026). Ribuan ASN yang biasanya sibuk dengan rutinitas birokrasi, kali ini terpaku diam dan larut dalam lantunan suara yang menggetarkan hati.

Momen istimewa itu tercipta berkat kehadiran sosok tamu spesial, Rafi Al Firdaus. Remaja berusia 17 tahun asal Desa Tamansari, Kecamatan Dringu ini bukanlah penceramah biasa. Rafi adalah seorang dai penyandang tuna netra yang memiliki talenta luar biasa di balik keterbatasan fisiknya.

Siswa kelas 12 SLB Negeri Gending ini tampil memukau di hadapan para pejabat teras Pemkab. Meski indera penglihatannya tak berfungsi, "mata hati" Rafi seolah bersinar terang. Ia menghipnotis jamaah tidak hanya dengan kedalaman materi tausiyahnya, tetapi juga dengan kefasihannya melantunkan ayat suci Al-Qur'an dan kemampuannya bernyanyi dengan suara emas yang merdu.

Putra kedua dari pasangan Bapak Moh. Sanewi dan Ibu Hasunah ini menunjukkan penguasaan panggung yang matang. Retorika bicaranya (public speaking) tertata rapi, tegas, namun tetap menyentuh relung hati, seolah tak canggung sedikitpun berbicara di hadapan ribuan orang.

Bupati Probolinggo, dr. Moh. Haris atau yang akrab disapa Gus Haris, tampak tak bisa menyembunyikan kekagumannya. Duduk di barisan depan, Gus Haris terlihat berkaca-kaca menyimak setiap untaian kata dan nada yang keluar dari lisan Rafi.

article

Gus Haris memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Rafi. Ia menyebut Rafi sebagai "mutiara" yang memberikan pelajaran berharga bagi seluruh jajaran Pemkab Probolinggo.

“Saya benar-benar terpukau. Rafi ini adalah bukti nyata kekuasaan Allah. Meskipun ia memiliki keterbatasan fisik, namun hatinya, pikirannya, dan lisannya jauh lebih 'melihat' daripada kita yang sempurna fisiknya," ungkap Gus Haris dengan nada haru.

Lebih lanjut, Gus Haris menjadikan momen ini sebagai refleksi bagi seluruh ASN. "Kehadiran Ananda Rafi hari ini adalah tamparan halus sekaligus motivasi besar bagi kita semua. Jika Rafi dengan segala keterbatasannya mampu berkarya dan memberi manfaat sebesar ini, seharusnya kita yang diberi kesempurnaan fisik malu jika tidak bekerja maksimal untuk masyarakat," tambahnya.

Penampilan Rafi Al Firdaus hari itu ditutup dengan tepuk tangan riuh dan rasa haru yang mendalam dari seluruh hadirin. Ia pulang tidak hanya sebagai penceramah, melainkan sebagai inspirator yang membuktikan bahwa kekurangan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan menyebarkan kebaikan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Abdul Jalil
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kabupaten/Kota Probolinggo, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.