Puluhan Tahun Rusak, Jalan Sambirampak Kidul Probolinggo Bakal Segera Mulus
Puluhan tahun rusak dan banjir, perbaikan jalan Sambirampak Kidul dikebut Bupati Probolinggo Gus Haris. Masuk dalam 8 Proyek Strategis Daerah 2026.
PROBOLINGGO – Penantian panjang warga Desa Sambirampak Kidul, Kecamatan Kotaanyar, akhirnya membuahkan hasil. Akses jalan rusak yang puluhan tahun jadi langganan banjir saat musim hujan, kini tengah dikebut perbaikannya oleh Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris atau Gus Haris.
Untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai harapan dan selesai tepat waktu, Bupati Probolinggo, Gus Haris, turun langsung meninjau proyek rehabilitasi ruas jalan Triwungan - Gondosuli tersebut. Proyek ini akan menyulap jalan yang dulunya hancur menjadi mulus dengan konstruksi aspal sepanjang 1,2 kilometer.
Perbaikan jalan Triwungan-Gondosuli ini menjadi salah satu dari delapan proyek strategis daerah Kabupaten Probolinggo tahun 2026. Hal itu tergambar dalam SK Bupati Nomor 100.3.3.2/417/426.32/2025 yang diteken 25 Desember 2025.
Melalui SK tentang Proyek Strategis Tahun Anggaran 2026 itu, Bupati Probolinggo menetapkan delapan proyek strategis yang menjadi prioritas utama dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi inklusif dan konektivitas antarwilayah.
Delapan proyek strategis itu dipilih berdasarkan kriteria ketat. Termasuk nilai proyek minimal Rp 1,5 miliar dan dampak langsungnya terhadap pelayanan masyarakat serta kesejahteraan sosial.
"Perbaikan jalan ini murni merupakan aspirasi dan harapan masyarakat setempat. Kini, jalan itu akan segera mulus dan bisa dinikmati warga dengan nyaman untuk menopang aktivitas sehari-hari," ujar Gus Haris di sela-sela kunjungannya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tahapan pengerjaan saat ini sedang berfokus pada proses pemadatan badan jalan. Selain itu, pengerjaan plat irigasi saluran sekunder juga tengah dirampungkan. Jika berjalan sesuai jadwal, proses pengaspalan rencananya akan mulai dikebut pada minggu depan.
Mengingat rekam jejak jalan tersebut yang selalu banjir saat musim penghujan, Gus Haris tidak mau hanya sekadar mengaspal jalan. Ia memberikan atensi khusus pada beberapa titik krusial penyebab genangan air yang selama ini dikeluhkan oleh Solihin dan warga lainnya.
Bupati secara tegas menginstruksikan kepada pihak dinas terkait agar masalah tata air dan drainase ini segera diselesaikan berbarengan dengan perbaikan jalan. Langkah preventif ini dilakukan agar jalan sepanjang 1,2 kilometer yang akan segera mulus ini tidak cepat hancur akibat terendam genangan air hujan.
"Titik-titik rawan genangan harus segera diselesaikan. Jangan sampai jalan sudah bagus dan mulus, tapi cepat rusak lagi karena air hujan yang tidak bisa mengalir. Ini menjadi atensi khusus bagi dinas terkait agar segera direalisasikan," tegas Gus Haris.
Rasa syukur pun tak bisa disembunyikan oleh masyarakat sekitar. Solihin, salah satu warga desa setempat, mengungkapkan kebahagiaannya mewakili warga atas perbaikan jalan yang sudah sangat lama mereka nantikan.
"Saya dan seluruh warga sangat bersyukur karena jalan ini akhirnya diperbaiki. Sudah puluhan tahun jalan ini tak pernah disentuh untuk perbaikan sama sekali. Kalau pas musim hujan pasti jalannya akan tergenang air. Tapi sekarang karena jalan ini akan diperbaiki, seluruh warga pasti senang," ungkap Solihin dengan lega.
Secara keseluruhan, proyek rehabilitasi ruas jalan di Desa Sambirampak Kidul ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada bulan Oktober mendatang. Dengan akses yang akhirnya diperbaiki setelah puluhan tahun, diharapkan mobilitas warga dan roda perekonomian di Kecamatan Kotaanyar dapat melesat naik tanpa ada lagi keluhan soal jalan rusak maupun banjir. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

