Ngabuburit Asyik Lintas Komunitas di Depan Kantor Pemkab Probolinggo
Megahnya gedung Pemkab Probolinggo, Jawa Timur, memantik banyak komunitas untuk mangkal di depannya. Selama bulan Ramadan 2023 ini, trotoar ...
PROBOLINGGO – Megahnya gedung Pemkab Probolinggo, Jawa Timur, memantik banyak komunitas untuk mangkal di depannya. Selama bulan Ramadan 2023 ini, trotoar depan gedung itu tak pernah absen diisi oleh sejumlah komunitas untuk ngabuburit.
Aktifitas ngabuburit itu dilakukan oleh para muda-mudi komunitas sejak berakhirnya jam kerja pegawai, sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka mulai memadati trotoar, lengkap dengan kendaraan mereka masing-masing.
Motor-motor itu pun langsung diparkir menghadap ke arah jalan raya. Anggota komunitas lain yang datang belakangan, secara otomatis mengikuti jejeran motor yang telah terparkir sebelumnya.
Sementara, para anggotanya berkumpul di balik motornya. Mereka bersenda gurau sambil menunggu waktu buka puasa tiba. Dengan menyaksikan hilir mudik pengendara lain yang sibuk melintasi jalanan depan gedung tersebut.
Megahnya kantor Pemkab Probolinggo itu juga dijadikan background foto komunitas. Apalagi, gedung bertingkat itu menjadi salah satu ikon Kota Kraksaan. Tak ada bangunan dan gedung semegah itu di sekitarnya.
Tak hanya ngabuburit saja, sebagian juga ada yang menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat berbagi rejeki berupa takjil buka puasa. Sebab jalan protokol depan gedung Pemkab Probolinggo itu sudah menjadi jantung kota yang selalu ramai setiap sorenya.
Terlebih lagi gedung pemkab posisinya berseberangan dengan Alun-alun Kota Kraksaan. Sehingga kawasan itupun menjadi spot ngabuburit paling favorit sepanjang Ramadan 2023 ini.
Keramaian itu pun didukung dengan adanya bazar Ramadan yang ada di alun-alun. Hingga tingkat keramaian di sekitar alun-alun dan gedung depan Pemkab Probolinggo semakin padat.
Sekadar informasi, gedung Kantor Pemkab Probolinggo ini dibangun sejak tahun 2013 dan selesai pada 2016 lalu. Megaproyek itu menghabiskan dana APBD sebesar Rp 128 miliar. Rinciannya, pada tahun 2013 pembangunan gedung di sisi timur dan barat menghabiskan Rp 40 miliar.
Kemudian, pada November 2014 hingga akhir tahun 2015 menghabiskan dana Rp 61 miliar. Dan pada tahun 2016 finishing menghabiskan anggaran sebesar Rp 27 miliar. Gedung mewah itu pun kini masih kokoh dan menjadi tempat favorit ngabuburit para komunitas. Bahkan selain bulan puasa. Tempat itu juga sering jadi tempat kumpulan komunitas motor. Utamanya pada malam Minggu. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




