Paiton Energy Pasok Bantuan Banjir bagi Ribuan Warga Probolinggo-Situbondo
Paiton Energy pasok bantuan logistik bagi ribuan warga Probolinggo dan Situbondo guna percepat pemulihan pascabencana
Probolinggo – Menjaga ketahanan energi di PLTU Paiton tak lepas dari upaya memastikan kesejahteraan warga di sekitarnya. Merespons dampak banjir di Probolinggo dan Situbondo, PT Paiton Energy – POMI menyalurkan bantuan logistik esensial bagi ribuan warga terdampak guna mempercepat masa pemulihan pascabencana.
Penyaluran bantuan terbaru menyasar warga di Desa Kalianget dan Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, dengan total jangkauan penerima manfaat mencapai 7.435 jiwa yang diberikan pada Februari dan Maret.
Sementara di Kabupaten Probolinggo, bantuan disalurkan kepada sekitar 320 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Kraksaan, ibu kota kabupaten setempat.
Head of External Relations PT Paiton Energy, Bambang Jiwantoro, menegaskan komitmen perusahaan untuk selalu hadir bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban kebutuhan dasar harian warga serta mendukung anak-anak agar tetap bisa bersekolah dengan layak," ujarnya.
Senada, Human Capital Facilities and Community Manager PT POMI, Rochman Hidayat, menjelaskan bahwa dukungan ini adalah wujud tanggung jawab sosial melalui prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance).
“Kami ingin masyarakat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas normal,” tambahnya.
Langkah taktis ini mendapat apresiasi dari otoritas penanggulangan bencana. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, R. Oemar Sjarief, menyebut sinergi ini sangat krusial di masa transisi.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini karena sangat membantu masyarakat. Sembako ini sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan pascabencana,” kata Oemar.
Apresiasi serupa datang dari Kepala Sekolah SDN 1 Kalianget, Priyanto, yang menilai bantuan alat tulis sangat membantu siswa kembali ke kelas.
Kerugian Mencapai Rp 367 Miliar
Sementara itu, rentetan banjir di Kabupaten Probolinggo menimbulkan kerugian tak sedikit. Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris atau Gus Haris mengungkapkan, rentetan bencana alam itu telah menelan kerugian fantastis mencapai Rp 367 miliar, termasuk kerusakan masif pada infrastruktur publik.
Dengan kerugian sebesar itu, konsep Pentahelix berupa sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha seperti Paiton Energy, menjadi kunci utama agar ekonomi dan sosial masyarakat tidak tumbang pascabencana. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

