Ikatan Istri Karyawan Perhutani Probolinggo (IIK Perhutani Probolinggo) salurkan bantuan untuk pengungsi erupsi Semeru di Lumajang, Jawa Timur. ... ...
PROBOLINGGO – Ikatan Istri Karyawan Perhutani Probolinggo (IIK Perhutani Probolinggo) salurkan bantuan untuk pengungsi erupsi Semeru di Lumajang, Jawa Timur.
Penyaluran bantuan, dilakukan langsung dari rumah ke rumah. Tempat para pengungsi memilih menetap sementara.
Saat ini, sebagian besar pengungsi memilih untuk kost, atau kontrak sementara di lokasi yang tidak terdampak bencana. Hal itu dilakukan, terutama bagi mereka yang memiliki anak kecil atau balita. Lantaran di pengungsian terpusat, anak-anak jadi rewel.

Salah satu daerah yang menjadi sasaran pengungsi untuk kontrak atau kost, adalah Desa Sumbermujur, Candipuro, Kabupaten Lumajang. Di lokasi itu, IIK Perhutani Probolinggo salurkan bantuan senilai total 48,5 juta rupiah.
Dengan rincian, 25 juta rupiah diserahkan tunai pada BPBD Kabupaten Lumajang. Sementara sisanya, senilai 23,5 juta rupiah, dirupakan barang. Mulai dari sembako sampai barang rumah tangga.
“Harapannya, bantuan itu bisa mereka gunakan nanti pada saatnya, ketika menempati hunian sementara yang sudah disiapkan pemerintah,” kata Titin Krisna Agustina, Ketua IIK Perhutani Korwil II Jawa Timur, Minggu (16/1/2022).
IIK Perhutani berharap, para pengungsi bisa segera menempati huntara yang disediakan pemerintah. Dimana lahan huntara seluas 81 hektar itu, diambil dari lahan milik Perhutani setempat. “Semoga saudara kita yang terdampak ini bisa segera bangkit, serta bisa hidup normal kembali,” ujarnya.
Bantuan itupun disambut positif para pengungsi yang kini kost atau kontrak rumah sementara. Lussy misalnya, warga Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh ini sebelumnya tinggal di posko pengungsian terpadu Penanggal.

“Tapi anak saya rewel terus. Kalau siang kan panas di sana, jadi dia tidak bisa istirahat atau tidur nyenyak. Belum lagi suara bising sekitar,” katanya, seraya menunjuk buah hatinya yang masih berusia 9 bulan.
Lussy pun akhirnya putar otak. Dengan sisa barang berharga yang sempat diselamatkan, ia mencari kontrakan di sekitar Desa Sumbermujur. “Selama di pengungsian itu kan panas, jadi anak saya juga gatal-gatal,” ujarnya.
Hal serupa pun akhirnya dilakukan warga terdampak lainnya. Mayoritas memilih kontrak atau kost di rumah warga. Ada pula yang menumpang di rumah sanak saudaranya.
Kendati demikian, bantuan terus berdatangan pada warga terdampak erupsi Gunung Semeru 4 Desember 2021 lalu. Baik di posko pengungsian terpusat maupun di rumah warga. “Alhamdulillah pak, masih ada bantuan. Jujur saja kami kan tidak bekerja,” tutur Lussy.
Bantuan dari dermawan, seperti komunitas, organisasi, serta lembaga seperti IIK Perhutani pun menjadi salah satu harapan warga terdampak erupsi Semeru. Untuk bisa terus lanjutkan hidup, serta menata kembali kehidupan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




