Pancarkan Daya Tahan untuk Berjuang saat Pandemi, KH. Abd Hamid Wahid Raih Positive News Maker 2021
Anugerah Positive News Maker Kabupaten Probolinggo 2021 diberikan kepada KH. Abd Hamid Wahid. Kepala Ponpes Nurul Jadid, dan Rektor Universitas Nurul Jadid atau Unuja Pro ...
PROBOLINGGO – Anugerah Positive News Maker Kabupaten Probolinggo 2021 diberikan kepada KH. Abd Hamid Wahid. Kepala Ponpes Nurul Jadid, dan Rektor Universitas Nurul Jadid atau Unuja Probolinggo, Jawa Timur.
Kiprah Kiai Hamid selama pandemi membawa aura positif untuk masyarakat. Endurance to Fight atau daya tahan untuk berjuang di tengah Pandemi Covid 19 pada sosok Kiai Hamid, terpencar ke pesantren dan kampus yang dipimpinnya.
Sebagai kepala pesantren dengan ribuan santri, Kiai Hamid mengambil langkah cepat mengantisipasi dan mengendalikan penyebaran Covid 19.
Di bawah tangan dingin mantan anggota DPR-RI ini, Pondok Pesantren Nurul Jadid ditetapkan PBNU sebagai pesantren terbaik dalam penanganan pandemi Covid 19 pada awal 2021.
Di antara 35 ribu pondok pesantren se-Indonesia, ponpes yang didirikan KH. Zaini Mun’im pada 1948 ini, dinilai paling massif dan gigih dalam mengendalikan penyebaran virus yang menjadi pandemi global tersebut.
Penilaian diberikan dalam enam kriteria. Yaitu memiliki Satgas, melakukan upaya pencegahan, mitigasi maksimal, perubahan perilaku, kemandirian, dan dampak positif untuk pesantren dan masyarakat sekitar.

KH. Abd Hamid mengatakan, penghargaan merupakan hasil dari kekompakan seluruh pihak yang bekerja sama dengan baik. Mulai dari santri, wali santri, guru, dan masyarakat. Kiai Hamid menyatakan, akan terus berkontribusi dan belajar dalam penanganan pandemi.
“Kita akan terus merencanakan dan menata sampai tuntas,” katanya.
Kiprah positif KH. Abd Hamid Wahid juga terlihat dalam Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren). Sebuah organisasi independen dan non partisan, yang dibentuk 2020 untuk mendorong akselerasi penguatan ekonomi pesantren.
Bersama KH. Moh Hasib Wahab Chasbullah, putra sulung KH. Abd Wahid Zaini ini terlibat aktif di dalamnya, membawa semangat Nahdlatut Tujjar, embrio dari organisasi sosial keagamaan Nahdlatul Ulama atau NU. Itu juga di tengah belitan pandemi.
Kemudian di tengah kelesuan proses belajar akibat pandemi, mantan anggota komisi X DPR ini meluncurkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Santri secara mandiri, pada 28 November 2021, bersamaan dengan wisuda di kampus berbasis pesantren tersebut.
Peluncurkan dilakukan Manteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas; dan Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbudristek RI, Arif Junaidi secara virtual.
Program MBKM Santri meliputi Pertukaran Santri, Santri Mengajar, Santri Enterpreneur, Santri Peduli, Santri Patriot, dan Santri Mengabdi. Dalam hal ini, Unuja Probolinggo melibatkan sejumlah kampus pesantren lain di daerah tapal kuda.
Anugerah Positive News Maker 2021 untuk KH. Abd Hamid Wahid diserahkan CEO TIMES Indonesia, Khoirul Anwar, Rabu (15/6/2022) di Aula 1 Ponpes Nurul Jadid, Kabupaten Probolinggo, Jatim. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




