Ramadan Kondusif Jadi Prioritas, Polres Probolinggo Kota Bagikan 400 Paket Takjil
Polres Probolinggo Kota punya cara tersendiri untuk menjaga kondusifitas selama bulan Ramadhan. Pendekatan humanis dipilih, salah satunya dengan membagikan 400 paket takjil kepada masyarakat pada Kamis (27/2/2026).
PROBOLINGGO – Polres Probolinggo Kota punya cara tersendiri untuk menjaga kondusifitas selama bulan Ramadan. Pendekatan humanis dipilih, salah satunya dengan membagikan 400 paket takjil kepada masyarakat pada Kamis (27/2/2026).
Ratusan takjil itu dibagikan di dua titik strategis, diantaranya dua lokasi strategis diantaranya depan Mako Polres dan kawasan Alun-Alun Kota Probolinggo.
Pembagian takjil ini dipimpin langsung Kapolres AKBP Rico Yumasri. Didampingi Wakapolres Kompol Didid Wahyu Agustyawan, para pejabat utama, serta pengurus Bhayangkari, para personel terlihat turun langsung ke jalan menyapa pengendara dan pejalan kaki.
Sebanyak 100 paket takjil dibagikan di depan Mako Polres, sementara 300 paket lainnya disalurkan di sekitar Alun-Alun Kota Probolinggo yang memang selalu ramai menjelang waktu berbuka.
Di sela-sela pembagian, Kapolres AKBP Rico Yumasri menitipkan pesan kepada masyarakat bahwa keamanan dan ketertiban selama Ramadan menjadi prioritas utama pihaknya. Namun, ia ingin imbauan kamtibmas disampaikan dengan cara yang lebih bersahabat.
"Kami ingin masyarakat merasakan bahwa kepolisian hadir bukan hanya saat ada masalah, tapi juga di momen-momen kebersamaan seperti ini," ujar Rico.
Ia secara khusus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana Ramadan yang aman dan damai.
Beberapa hal yang kerap mengganggu ketertiban seperti balap liar, penggunaan petasan secara berlebihan, hingga penyalahgunaan miras, diminta untuk dihindari.
"Kami tidak ingin pendekatan represif menjadi yang utama. Lebih baik kami mengajak dan mengimbau dengan cara yang lebih santun, seperti berbagi takjil ini," tambahnya.
Antusiasme warga pun terlihat jelas. Para pengendara yang melintas di depan Mako Polres tampak terkejut sekaligus senang saat diberhentikan bukan untuk razia, melainkan untuk menerima paket takjil gratis.
Hal serupa juga terjadi di Alun-Alun Kota, di mana warga yang tengah menunggu waktu berbuka berbondong-bondong mendekat.
Purwanto, seorang warga yang melintas dan menerima takjil, mengaku senang ldengan kegiatan tersebut. "Biasanya lihat polisi di jalan razia, sekarang malah bagi-bagi. Senang sekali, semoga berkah buat bapak-bapak polisi semua," ujarnya sambil tersenyum.
Polres Probolinggo Kota berharap aksi berbagi di awal Ramadan ini dapat menjadi pijakan awal untuk menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat, sekaligus memastikan situasi kota tetap kondusif hingga Hari Raya Idul Fitri nanti. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



