https://probolinggo.times.co.id/
Berita

Bupati Kantongi 3 Nama, Siapa Bakal Pimpin Perumdam Tirta Argapura Probolinggo?

Selasa, 06 Januari 2026 - 22:55
Bupati Kantongi 3 Nama, Siapa Bakal Pimpin Perumdam Tirta Argapura Probolinggo? Kantor Perumdam Tirta Argapura di Jl Panglima Sudirman, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo (Foto: Dokumen/TIMES Indonesia)

TIMES PROBOLINGGO, PROBOLINGGO – Memasuki awal tahun 2026, teka-teki mengenai siapa sosok yang akan menakhodai Perumdam Tirta Argapura milik Pemkab Probolinggo, Jawa Timur, mulai mengerucut.

Setelah melewati rangkaian proses panjang sejak awal Desember 2025, kini publik menanti keputusan final Bupati Probolinggo selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).

Perusahaan daerah yang telah berusia 31 tahun ini memikul tanggung jawab besar. Dengan jumlah pelanggan yang kini mencapai hampir 23.000 Sambungan Rumah (SR), direktur terpilih nantinya dituntut mampu menjaga stabilitas layanan sekaligus melakukan pengembangan infrastruktur air bersih di Kabupaten Probolinggo.

Melanjutkan Estafet Kepemimpinan

Suksesi kali ini menjadi momentum penting bagi perusahaan yang dulu bernama PDAM Kabupaten Probolinggo tersebut. Direktur terpilih nantinya akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan yang sebelumnya dipegang oleh Gandhi Hartoyo (2017–2025).

Jauh sebelum itu, rekam jejak kepemimpinan perusahaan ini juga pernah diwarnai oleh nama-nama seperti Riyadi Hamdani pada tahun 2012, serta Bambang Lasmono yang menjabat hingga tahun 2017.

Kini, setelah masa jabatan Gandhi Hartoyo berakhir, muncul tiga nama kandidat terkuat berdasarkan hasil seleksi dan wawancara akhir pada 30 Desember 2025 lalu.

Mohammad Indra Gunawan saat ini memimpin di posisi teratas dengan perolehan nilai 8,9. Disusul oleh H. Suwito dengan skor 8,3, dan Yudhi Wibowo yang mengantongi nilai 7,9.

Dua Kubu Massa Warnai Kantor Bupati

Penetapan direktur kali ini berada di tengah dinamika publik yang cukup hangat, yang memuncak pada aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Probolinggo, Senin (5/1/2026), tepat di Hari Jadi ke-16 Kota Kraksaan sebagai ibu kota Kabupaten Probolinggo.

Di satu sisi, Aliansi L3GAM menggelar aksi untuk menyuarakan prinsip kehati-hatian. Mereka meminta pemerintah daerah jeli melihat rekam jejak kandidat, terutama adanya isu mengenai sengketa hukum di PTUN yang diduga melibatkan salah satu calon.

Di saat yang bersamaan, lokasi yang sama juga dipadati oleh seribuan warga yang tergabung dalam gerakan "Jogo Probo".

"Jogo Probo" muncul sebagai respons atas kekhawatiran terhadap kegaduhan yang dinilai menghambat pembangunan, massa Jogo Probo mendeklarasikan dukungan terhadap stabilitas daerah.

Kehadiran massa yang besar ini seketika menyelimuti suasana aksi, menegaskan pesan bahwa masyarakat ingin memastikan situasi daerah tetap kondusif di tengah proses transisi kepemimpinan BUMD tersebut.

Menanti Restu Kemendagri

Hingga saat ini, pengumuman resmi calon terpilih masih bersifat tentatif. Sesuai prosedur regulasi, Bupati Probolinggo baru akan menetapkan nama direktur definitif setelah mendapatkan pertimbangan dari Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI.

Kini, keputusan akhir ada di tangan Bupati untuk menentukan pemimpin bagi 23.000 pelanggan setia Tirta Argapura di babak baru ini. (*)

                                                                               

Pewarta : Muhammad Iqbal
Editor : Muhammad Iqbal
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Probolinggo just now

Welcome to TIMES Probolinggo

TIMES Probolinggo is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.