TIMES PROBOLINGGO, PROBOLINGGO – Sensasi lari di ajang "Probolinggo Sae Run Highway 2026" terbukti tak ada lawan. Pengalaman itu dibuktikan dalam sesi uji coba lintasan atau Running Test yang digelar secara eksklusif dengan melibatkan langsung Gus Haris dan Ra Fahmi, Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo, Selasa (20/1/2026).
Tepat pukul 05.00 WIB, saat udara pagi Kraksaan sedang segar-segarnya, kedua pimpinan daerah tersebut melakukan start di gerbang Exit Tol Kraksaan Prosiwangi (Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi).
Momen ini sekaligus menjadi penanda dimulainya pengecekan akhir kesiapan jalur sebelum diserbu ribuan pelari bulan depan.
Pilihan waktu start ini ternyata bukan tanpa alasan. Begitu kaki melangkah menyusuri rabat beton mulus jalan tol, Bupati dan Wabup langsung disambut oleh fenomena alam yang memukau. Semburat cahaya emas matahari terbit (sunrise) perlahan muncul dari ufuk timur, memecah kabut tipis yang menyelimuti area persawahan di sisi kanan dan kiri lintasan.

Tanpa gangguan suara bising kendaraan maupun asap knalpot, suasana pagi itu terasa begitu tenang dan magis.
"Luar biasa. Tadi kami mulai tepat jam 5 pagi. Udaranya sangat bersih, lintasannya luas, dan bonus pemandangannya itu loh... benar-benar memanjakan mata," ujar Gus Haris usai menjajal lintasan.
Tak hanya sekadar lari, momen ini menjadi pembuktian bahwa jalur highway ini memang menawarkan ambience yang berbeda dari event lari pada umumnya.
"Jujur saja, suasananya asyik, tak ada lawan! Berlari ditemani sunrise dengan track sesteril ini adalah pengalaman yang mahal. Warga Probolinggo dan peserta luar kota wajib merasakannya sendiri nanti," tambah Ra Fahmi dengan antusias.
Running Test ini juga memastikan bahwa kondisi aspal dan infrastruktur pendukung dalam kondisi prima dan aman. Dengan validasi langsung dari Bupati dan Wabup yang menyebut suasananya "tak ada lawan", event ini dipastikan akan menjadi surga bagi para pemburu aesthetic runners maupun mereka yang mengejar Personal Best.
Bagi yang belum mendaftar, testimoni dari orang nomor satu dan dua di Probolinggo ini adalah sinyal kuat: Jangan sampai melewatkan golden hour ini di bawah sunrise Tol Prosiwangi. (*)
| Pewarta | : Abdul Jalil |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |