Dana BTT untuk Longsor Pacitan Masih Direview, Inspektorat: Jangan Disalahgunakan
TIMES Probolinggo/Talud yang ambrol akibat bencana di Pacitan bakal diperbaiki menggunakan dana BTT. (FOTO: Dok TIMES Indonesia)

Dana BTT untuk Longsor Pacitan Masih Direview, Inspektorat: Jangan Disalahgunakan

Inspektur Daerah Pacitan, Mahmud, mengungkapkan, berkas usulan anggaran BTT baru diterima dari BPBD pada Selasa (11/11/2025).

TIMES Probolinggo,Rabu 12 November 2025, 14:26 WIB
223.8K
Y
Yusuf Arifai

PACITANUpaya mempercepat pemulihan pascalongsor di Kabupaten Pacitan terus berjalan. Namun, proses pencairan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) belum bisa dilakukan karena masih menunggu hasil review dari Inspektorat Daerah Pacitan.

Inspektur Daerah Pacitan, Mahmud, mengungkapkan, berkas usulan anggaran BTT baru diterima dari BPBD pada Selasa (11/11/2025).

 “Berkasnya baru kemarin, saat ini sedang proses review. Mungkin Jumat kita kembalikan ke pengusul,” kata Mahmud, Rabu (12/11/2025).

Ia menjelaskan, ada sembilan titik kerusakan yang diajukan untuk perbaikan dengan menggunakan dana BTT dari APBD Pacitan. Namun, realisasinya tetap akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.

“BTT itu sifatnya mendesak, tapi tetap harus realistis sesuai kemampuan daerah,” jelasnya.

Jangan Ada Penyimpangan

Mahmud juga menegaskan agar dana BTT yang nantinya disetujui benar-benar digunakan sesuai kebutuhan di lapangan. Ia tak ingin ada penyimpangan atau penyalahgunaan anggaran dalam penanganan bencana.

“Kalau BTT nanti cair, mohon digunakan sebagaimana mestinya. Jangan digunakan untuk korupsi,” tegasnya.

Setelah proses review selesai, Inspektorat akan menyerahkan hasil koreksi ke OPD pengusul. Selanjutnya, dokumen yang telah direvisi akan diteruskan ke Badan Keuangan Daerah (BKD) untuk tahap pencairan.

BPBD Sudah Ajukan Rp700 Juta

Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Pacitan, Wahyu Fajar Yuliardi, menyebut total usulan dana yang diajukan mencapai Rp700 juta. 

Dana tersebut direncanakan untuk perbaikan sarana dan infrastruktur yang rusak akibat longsor di beberapa wilayah.

“Menindaklanjuti arahan dari Pak Sekda, kami sudah melakukan asesmen lapangan sesuai nota dinas. Hasilnya sudah kami sampaikan bersama RAB dari dinas teknis ke Inspektorat untuk direview,” jelas Wahyu.

Ia berharap proses evaluasi berjalan cepat agar tahap pencairan bisa segera dilakukan. Dengan begitu, penanganan dampak bencana di Pacitan bisa lebih cepat dirasakan masyarakat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Yusuf Arifai
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kabupaten/Kota Probolinggo, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.