Blusukan ke Pasar Baru, Wali Kota Probolinggo Temukan Harga Cabai Masih Tinggal Landas
TIMES Probolinggo/Wali Kota Probolinggo bersama TPID dan Forkopimda sidak Bapokting di Pasar Baru. (Foto: Sri Hartini/ TIMES Indonesia)

Blusukan ke Pasar Baru, Wali Kota Probolinggo Temukan Harga Cabai Masih Tinggal Landas

Jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengawali hari dengan blusukan ke Pasar Baru, Selasa (10/3/2026).

TIMES Probolinggo,Selasa 10 Maret 2026, 14:50 WIB
41
S
Sri Hartini

PROBOLINGGOJelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengawali hari dengan blusukan ke Pasar Baru, Selasa (10/3/2026). Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang digelar bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), orang nomor satu di lingkungan Pemkot Probolinggo itu mendapati sejumlah harga kebutuhan pokok yang masih merangkak naik. 

Sidak dimulai sejak pagi. Wali Kota yang akrab disapa Amin itu menyusuri lorong-lorong pasar, menyapa pedagang, dan menanyakan langsung harga jual serta ketersediaan barang. 

Dari hasil dialog di lapangan, diketahui harga cabai rawit masih bertengger di angka Rp100 ribu per kilogram. Sementara itu, cabai kecil hijau dibanderol Rp45 ribu per kilogram, dan cabai merah besar Rp40 ribu per kilogram.

“Jadi sidak ini menindaklanjuti rapat terkait inflasi, di mana Jawa Timur termasuk yang cukup tinggi. Dari segi stok terbilang aman, namun harga cabai memang masih tinggi,” ujar Aminuddin di sela-sela kunjungannya.

Tak hanya cabai, harga komoditas lain juga terpantau mengalami kenaikan. Telur ayam ras saat ini dijual Rp30 ribu per kilogram, daging sapi Rp120 ribu per kilogram, dan daging ayam Rp40 ribu per kilogram. Untuk beras premium, harganya berkisar Rp73 ribu hingga Rp78 ribu per lima kilogram.

Di tengah pengecekan harga, Aminuddin juga menerima curhat dari sejumlah pedagang. Mereka mengeluhkan masih banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di luar area pasar. Kondisi ini dinilai membuat pasar terkesan tidak tertata dan mengurangi jumlah pembeli yang masuk ke dalam.

“Pedagang di dalam pasar mengeluhkan masih adanya pedagang yang berjualan di luar. Ini tentu akan kami tindaklanjuti agar pasar lebih tertib dan pedagang di dalam juga bisa merasakan dampak positif dari keramaian jelang Lebaran,” imbuhnya.

Usai memantau harga dan stok di Pasar Baru, rombongan bergeser ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta. Di sana, tim melakukan pengecekan stok BBM serta memastikan kesesuaian takaran. Hasilnya, tidak ditemukan kecurangan dan pasokan bahan bakar dinyatakan aman.

Aminuddin pun mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi belanja berlebihan atau panic buying, terutama untuk BBM. Ia menjamin bahwa stok yang ada saat ini mencukupi kebutuhan warga selama Ramadan hingga Idulfitri.

“Dari sidak ini dipastikan stok, baik bahan pokok maupun BBM, masih aman. Jika stok berkurang akan segera kami laporkan. Harapan saya masyarakat tidak melakukan panic buying, khususnya terkait BBM, karena stok masih aman,” pungkasnya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Sri Hartini
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kabupaten/Kota Probolinggo, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.