TIMES PROBOLINGGO, PROBOLINGGO – Aksi heroik dan mengharukan mewarnai bencana banjir yang melanda Kabupaten Probolinggo. Di tengah kepungan air, puluhan warga Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron, bahu-membahu mengevakuasi seorang ibu hamil yang hendak melahirkan dalam kondisi darurat.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Probolinggo sejak sore hari menyebabkan debit air sungai meluap. Akibatnya, banjir merendam sejumlah kawasan, termasuk Desa Brani Wetan.
Di tengah situasi banjir tersebut, suasana desa mendadak riuh. Salah seorang warga yang sedang hamil tua mengalami kontraksi hebat dan sudah tidak kuat menahan rasa sakit untuk melahirkan. Kondisi banjir yang cukup tinggi membuat akses kendaraan sulit menjangkau rumah warga tersebut secara langsung.
Menyadari kondisi mendesak, warga setempat langsung bertindak cepat. Tanpa membuang waktu, mereka berbondong-bondong membantu proses evakuasi.
Momen dramatis pun terjadi ketika warga memutuskan untuk menggotong ibu hamil tersebut lengkap beserta ranjang tempat tidurnya. Dengan hati-hati namun cekatan, warga mengangkat ranjang tersebut menyeberangi jembatan desa di bawah guyuran hujan demi menuju lokasi ambulans yang telah menunggu di titik aman.
“Suasananya sangat haru dan dramatis. Warga kompak mengangkat kasurnya karena pasien sudah tidak kuat berjalan dan air cukup tinggi,” ujar Muhammad, salah satu saksi mata di lokasi.
Berkat kesigapan dan gotong royong warga, ibu hamil tersebut berhasil dievakuasi tepat waktu. Sesampainya di Puskesmas, ia langsung mendapatkan penanganan intensif dari pihak medis. Dilaporkan, proses persalinan berjalan dengan lancar. (*)
| Pewarta | : Abdul Jalil |
| Editor | : Hendarmono Al Sidarto |