TIMES PROBOLINGGO, PROBOLINGGO – Pemkot Probolinggo, Jawa Timur mencatat minat awal lima perusahaan asal Malaysia untuk menanamkan modal dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di wilayahnya. Penjajakan kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Letter of Interest (LoI) di Command Centre Kantor Wali Kota, Sabtu (31/1/2026).
Kelima perusahaan tersebut adalah Good Morning Group BHD, Stunning Cheers SDN BHD, GPSina SDN BHD, Decon Protech SDN BHD, dan Newlla (F) SDN BHD. LoI menjadi langkah awal eksplorasi investasi asing untuk perencanaan KEK di kota dengan julukan Probolinggo Bersolek ini.
Wali Kota Probolinggo, dokter Aminuddin, menyebut kehadiran investor mencerminkan kepercayaan terhadap potensi kota. Menurutnya, penanaman modal merupakan faktor kunci pendorong pertumbuhan ekonomi dan percepatan pembangunan daerah.
“Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen nyata pemerintah dalam memperkuat daya saing Kota Probolinggo di kancah global. Ini menjadi titik awal transformasi menuju pusat ekonomi yang lebih maju melalui kemitraan strategis,” ujar Aminuddin didampingi Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari.
Investor luar negeri yang akan berinvestasi di Kota Probolinggo. (Foto: Humas For TIMES Indonesia)
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Diah Sajekti Widowati Sigit, menjelaskan tujuan pengembangan KEK. Langkah ini diambil untuk meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi, memperkuat daya saing sebagai tujuan investasi dan pariwisata, serta menciptakan lapangan kerja.
“Pengembangan KEK juga diarahkan untuk mengoptimalkan potensi dan sumber daya alam Kota Probolinggo agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi,” jelas Diah.
Perwakilan investor, Datuk Wira DR. Pua Kim An dari Good Morning Group BHD, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan sinergi yang terjalin. Ia meyakini kolaborasi ini akan memberi manfaat signifikan bagi kedua belah pihak.
“Letter of Interest ini merupakan bukti bahwa kita memiliki visi bersama untuk kemajuan dan pembangunan daerah. Manfaat sesungguhnya terletak pada bagaimana kita menindaklanjutinya ke depan,” tegas Pua Kim An.
Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen menghadirkan solusi teknologi yang canggih dan inklusif, serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan adaptasi teknologi berstandar global. Kerja sama ini diawasi untuk memastikan rencana tindak lanjut yang konkret.(*)
| Pewarta | : Sri Hartini |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |