https://probolinggo.times.co.id/
Berita

Tiga Jembatan Rusak, Lima Putus Total, Banjir Probolinggo Hambat Aktivitas Warga

Senin, 19 Januari 2026 - 14:28
Tiga Jembatan Rusak, Lima Putus Total, Banjir Probolinggo Hambat Aktivitas Warga Jembatan gantung di Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, putus berantakan akibat banjir.(Foto: Istimewa)

TIMES PROBOLINGGO – Banjir yang melanda Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, telah menyebabkan kerusakan serius pada infrastruktur jalan dan jembatan, dengan sebanyak 12 unit jembatan dan plengsengan mengalami kerusakan atau putus total, mengganggu aktivitas dan mobilitas masyarakat di berbagai desa.

Berdasarkan data yang diperoleh, tiga jembatan mengalami kerusakan, yaitu: Jembatan penghubung Desa Ambulu – Desa Sumberbendo; Jembatan penghubung Desa Satreyan – Desa Sumbersecang; dan Jembatan di Desa Betektaman.

Selain itu, lima jembatan putus total, antara lain: Jembatan di Dusun Beji Desa Banjarsari; Jembatan penghubung Desa Jangur – Desa Sumberbendo; Jembatan penghubung Desa Brani Wetan – Desa Sumbersecang; Jembatan di Desa Sumberkramat Dusun Mendek Kulon; Jembatan di Desa Kalianan.

Tak hanya itu, sebanyak 8 (delapan) unit plengsengan juga rusak, memperparah gangguan akses di wilayah terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif, menyatakan bahwa kerusakan jembatan dan plengsengan menjadi prioritas penanganan pasca bencana.

"Kita telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan survey mendetail dan menyusun rencana perbaikan darurat maupun permanen," ujar Oemar, Senin (19/1/2026).

Sementara itu, masyarakat di beberapa desa terdampak telah berinisiatif membuat akses darurat, seperti memasang bambu untuk sementara agar bisa melakukan aktivitas sehari-hari. Namun, perbaikan permanen diperlukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran mobilitas warga.

Selain kerusakan jembatan, banjir juga menyebabkan 1.379 rumah terdampak dan lebih dari 1.300 kepala keluarga terpengaruh di lima kecamatan, serta beberapa fasilitas pendidikan di Desa Sumberkare dan Wonomerto rusak akibat angin kencang.

Pemerintah Kabupaten Probolinggo, mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan melaporkan setiap kondisi darurat terkait infrastruktur yang rusak ke pihak berwenang setelah kejadian bencaba banjir itu. (*)

Pewarta : Dicko W
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Probolinggo just now

Welcome to TIMES Probolinggo

TIMES Probolinggo is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.