Mendag RI Optimistis Kinerja Ekspor Indonesia Menguat di 2026
TIMES Probolinggo/Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso (FOTO: Maria Cicilia Galuh/ANTARA)

Mendag RI Optimistis Kinerja Ekspor Indonesia Menguat di 2026

Pemerintah RI menargetkan ekspor tumbuh 7,09 persen pada 2026, sedikit di bawah target 2025 yang tercatat 7,1 persen. Penurunan tipis ini bukan karena melemahnya kinerja, melainkan karena basis ekspor yang melonjak signifikan.

TIMES Probolinggo,Jumat 12 Desember 2025, 19:36 WIB
331.3K
A
Antara

JAKARTAMenteri Perdagangan RI (Mendag RI) Budi Santoso mengaku punya proyeksi positif terhadap kinerja perdagangan Indonesia pada 2026.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan pertumbuhan ekspor sebesar 7,09 persen pada 2026, sedikit di bawah target 2025 yang tercatat 7,1 persen.

Menurutnya, penurunan tipis ini bukan karena melemahnya kinerja, melainkan karena basis ekspor yang melonjak signifikan.

"Kita start-nya kan sudah tinggi. Tahun lalu kan 2,7 persen ekspor tumbuhnya. Realisasi ekspor tahun 2024 dari tahun 2024 itu 2,7 persen. Setelah itu, terus 2024 ke 2025 ini targetnya kan 7,1 persen. Artinya kan start-nya lompat ya, makanya tahun depan itu 7,09 persen," ujar Budi, Jumat (12/12/2025).

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemendag), realisasi ekspor pada Januari-Oktober 2025 telah mencapai 6,96 persen. Budi optimistis target 7,1 persen akan tercapai hingga akhir tahun ini.

Mendag RI memaparkan realisasi ekspor Indonesia tahun ini diperkirakan mencapai 294 miliar dolar AS, sementara target 2026 mencapai 315 miliar dolar AS. Menurutnya, target ekspor tahun depan lebih tinggi secara nilai dibandingkan dengan tahun 2025.

Kemendag juga telah menyusun target ekspor hingga 2029, dengan rincian sebesar 315,31 miliar dolar AS pada 2026 (naik 7,09 persen dari tahun 2025); kemudian pada 2027 sebesar 340,20 miliar dolar AS (naik 7,89 persen); pada 2028 sebesar 370,04 miliar dolar AS (naik 8,77 persen); dan 405,69 miliar dolar AS pada 2029 (naik 9,64 persen).

"Kita kejar terus sampai akhir tahun 2029 itu 405 miliar dolar AS target ekspor kita, makanya kita bertahap. Tahun ini berarti 294 miliar dolar AS, tahun depan 315 miliar dolar AS," terangnya.

Guna mencapai target tersebut, Kemendag bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) serta Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) untuk menyiapkan penjajakan bisnis maupun forum bisnis secara daring, bagi pelaku usaha yang ingin memanfaatkan perjanjian dagang. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kabupaten/Kota Probolinggo, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.